Friday, June 1, 2018

Puasa Perut, Tapi Tidak Puasa Mulut

Sahabat, hari ini anda menjalankan ibadah puasa kan? yaitu menahan diri dari makan dan minum, itu wajar, orang lain juga demikian.
Yang hebat itu, jika selain menahan perut dari makan dan minum, anda juga berhasil menahan mulut anda dari kata-kata keji, umpatan, hardikan dan kotor.

Betapa banyak orang yang ketika mulutnya terhalang dari makanan dan minuman ia menggantinya dengan makian dan sumpah serapah. Rasa lapar dan dahaga ternyata seringkali menyebabkan sebagian orang khilaf, sehingga mudah mengucapkan umpatan, kata kata-keji atau kotor, emosinya kacau atau yang disebut dengan bad mood.
Sahabat ingatlah baik-baik, makan dan minum itu semula halal, namun dengan berpuasa anda diwajibkan menahannya. Tentu umpatan, makian, kata-kata keji yang sedari awal haram, lebih layak untuk anda tahan mulut anda darinya.
Jangan hanya berjuang menahan mulut anda agar tidak dimasuki oleh makan dan minum, namun anda lupa untuk menahan mulut anda dari umpatan, dan kata-kata keji.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Puasa itu bagaikan perisai, karena itu bila engkau sedang berpuasa, maka janganlah engkau berkata keji, dan jangan pula berteriak-teriak. Bila ada orang yang memakimu atau memusuhimu, maka inspirasilah dirimu dan juga ingatkan dia dengan berkata : “Sesungguhnya saya sedang berpuasa”.(Bukhari dan Muslim)
DR. Muhammad Arifin Badri.
Raih keberkahan Ramadhan bersama Happy Berhijab