Sahabat SM, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah menerangkan bagaimana akhlak yang mesti dilakukan oleh orang yang berpuasa. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
َูุงูุตَِّูุงู
ُ ุฌَُّูุฉٌ َูุฅِุฐَุง َูุงَู َْููู
ُ ุตَْูู
ِ ุฃَุญَุฏُِูู
ْ ََููุง َูุฑُْูุซْ ََููุง َูุตْุฎَุจْ َูุฅِْู ุณَุงุจَُّู ุฃَุญَุฏٌ ุฃَْู َูุงุชََُูู ََُْْููููู ุฅِِّูู ุงู
ْุฑُุคٌ ุตَุงุฆِู
ٌ
_"Puasa adalah perisai. Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata kotor dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘Aku sedang berpuasa.”_ *(HR. Bukhari dan Muslim)*
Puasa merupakan perisai selama tidak dirusak dengan perkataan jelek yang merusak. Perkataan rafats (perkataan kotor) dan bertindak bodoh/kasar bisa mengurangi dan merusak pahala puasa.
Demikian juga ketika seserang diganggu atau dihina, hendaknya ia tidak membalas gangguan atau hinaan tersebut. Hendaknya ia mengatakan "saya sedang puasa". Karena hal ini bisa menjadi pengingat baginya untuk menahan lisan dari melakukan pembalasan dan juga pengingat bagi sang pencela untuk menahan diri dan menghentikan gangguannya.
#SerialRamadhan
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Like FB.me/shirotulmustaqimID

No comments:
Post a Comment