▪Sakit hati, mengapa terus dipelihara ?!…
→ Tidakkah engkau segera mengobatinya ?!
▪ Tidak seperti ketika sakit di badannya…
→ seringkali seseorang malah *‘MEMELIHARA’ sakit hatinya,* padahal harusnya dia bisa segera mengobati lara hatinya itu, sebagaimana dia bisa segera mengobati sakit badannya.
🌷 _Dan diantara OBAT pelipur lara hati yang PALING AMPUH adalah_ *dengan MEMAAFKAN kesalahan orang yang menyakiti kita…*
💥 karena itulah sumber dan sebab utama sakitnya hati kita,
👉🏾 oleh karenanya ketika sumber sakitnya sudah teratasi, *maka tentunya sakit hati kita akan hilang dengan sendirinya.*
🤚🏾 Seringkali seseorang tidak mau, atau gengsi, atau merasa rugi untuk memaafkan orang lain, *padahal sebenarnya dengan begitu dia akan rugi sendiri,*
→ karena hatinya akan sakit, tersiksa, dan *TERBEBANI* terus-menerus.
🤚🏾 Seringkali seseorang *TIDAK INGIN memaafkan kesalahan orang lain,* kecuali bila orang tersebut yang meminta maaf kepadanya, *padahal apakah dia akan melakukan hal yang sama saat badannya disakiti orang lain ?!*
❓ Apakah dia mau menunggu hingga orang lain mau mengobati sakit di badannya ?! *Tentunya tidak.*
🌷 *Maafkanlah kesalahan orang lain… karena dia sama sekali tidak akan mampu mengubah TAKDIR anda…*
🌷 Maafkanlah dia… karena Allah menjanjikan pahala yang tiada tara kepada Anda:
_*“Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya itu Allah (yang menentukannya)”.*_
📖 [QS. Asy-Syuro: 40].
🌷 Maafkanlah dia… karena Allah akan mengampuni dosa-dosa Anda:
*_“Maafkanlah, dan berlapang dadalah! Tidakkah kalian ingin Allah mengampuni kalian ?!”_*
📖 [QS. Annur: 22].
🌷 Maafkanlah dia… bersyukurlah kepada Allah, *karena Dia telah menjadikan Anda lebih tinggi darinya…*
→ Anda yang disalahi, bukan orang yang menyalahi…
🌷 Maafkanlah dia, agar *sakit hati Anda segera hilang…* Agar hati Anda *menjadi lapang, ringan, dan bahagia…*
Menyimpan sakit hati membuat hati sempit, memaafkan itu lebih baik walau sulit, doakan org membuat hati sakit mmg sulit tapi itu meredakan kebencian padanya(org yg dibenci)
🖊 Ustadz Musyaffa Ad Dariny, حفظه الله تعالى
Dengan sedikit tambahan