Sunday, January 13, 2019

Pemborosan

Saudaraku, perlu diakui membuang-buang harta untuk hal yang sia-sia termasuk mengganti perbuatan setan. Islam melarang sikap berlebih-lebihan dalam membelanjakan harta (israf) dan juga melarang membelanjakan harta untuk hal yang sia-sia (tabzir), dan pelaku tabzir ini disebut mubazir.

Allah Ta'ala berfirman,

“ Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan . "(QS. Al Isro '[17]: 26-27).


Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Kalian tidak mengetahui di bagian makanan kalian yang manakah keberkahan itu berada.” (Shahih Muslim 3/1607)


Maka, perhatikanlah bahwa adab-adab dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut mengandung anjuran untuk memperoleh keberkahan makanan dan mendapatkannya, seperti juga padanya terdapat penjagaan terhadap makanan agar tidak hilang percuma, yang membantu pada penghematan harta dan pemakaiannya tanpa mubazir.

No comments:

Post a Comment