Sahabat SM, mungkin sebagian atau banyak di antara kita yang bersahur ketika pukul 03.00 atau bahkan kurang dari itu, padahal waktu fajar atau subuh sekitar pukul 05.30 (sebagai contoh waktu subuh untuk wilayah Bogor untuk tanggal 27 Mei 1438H adalah 04.35). Lalu bagaimanakah cara mengakhirkan sahur?
🌿🌿🌿
Sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam bersahur yaitu beliau makan sahur dengan jarak waktu yang tidak terlalu jauh dari waktu fajar atau subuh.
عَنْ أَنَسٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ، قُلْتُ: كَمْ كَانَ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالسَّحُورِ؟ قَالَ: قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً
Dari Anas, dari Zaid bin Tsabit radlilallahu ‘anhuma ia berkata, "Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, kemudian kami berdiri untuk shalat. Maka aku (Anas) berkata, “Berapa lama jarak antara adzan dan makan sahur?”. Ia (Zaid) menjawab : “Kira-kira bacaan lima puluh ayat dari Al-Qur’an" (HR. Bukhori no. 1921 dan Muslim no. 1097)
🌾🌾🌾
Jadi waktu yang paling utama dan paling baik untuk makan sahur adalah sebelum adzan subuh sekadar waktu yang dibutuhkan seseorang untuk membaca 50 ayat Al-Qur'an. Kalau kita mau perkiraan yaitu sekitar 20-30 menit sebelum subuh itulah justru waktu yang utama untuk bersahur sebagaimana waktu bersahurnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
#SerialRamadhan
👍 Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
🌿 Diteruskan oleh:
Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Like FB.me/shirotulmustaqimID

No comments:
Post a Comment